RADARSINGAPARNA.COM – Banyak orang sudah mencoba pakai beberapa jenis prompt AI, tapi hasilnya sering terasa kurang memuaskan.
Rahasianya bukan sekadar mengetik instruksi, tapi memilih jenis prompt yang tepat.
Dengan memakai 5 jenis prompt AI ini, hasil AI bisa jadi lebih relevan, kreatif, bahkan terlihat alami.
1. Prompt Deskriptif
Jenis ini dipakai untuk memberikan penjelasan singkat namun padat.
Cocok untuk menjelaskan konsep atau benda secara ringkas.
Contoh: “Jelaskan kopi cold brew dalam 3 kalimat untuk pemula.”
2. Prompt Instruksional
Fokusnya memberi arahan step-by-step.
Sering dipakai untuk menyusun rencana, panduan, atau strategi.
Contoh: “Buat rencana konten Instagram 7 hari dalam bentuk tabel.”
3. Prompt Role-based
AI diarahkan untuk berperan sebagai seseorang dengan sudut pandang tertentu.
Contoh: “Kamu adalah guru sejarah, jelaskan Perang Dunia II dengan bahasa sederhana.”
4. Prompt Few-shot
Metode ini memberi contoh lebih dulu, lalu meminta AI membuat output serupa.
Contoh: Berikan 2 contoh caption Instagram, lalu minta AI membuat versi ketiga.
5. Prompt dengan Constraint & Format
Digunakan untuk mengatur panjang, gaya, atau format hasil.










