Teknologi memberikan simulasi visual yang terlihat nyata.
Selain itu, faktor estetik juga berperan besar.
Foto pacar yang diedit sering terlihat lebih bagus dibanding hasil asli.
Efek pencahayaan, filter, hingga background photobooth membuat hasilnya tampak Instagramable.
Tak heran jika banyak orang mengunggah foto virtual mereka hanya untuk seru-seruan.
Meskipun bukan pasangan sungguhan, tetap saja hasilnya menarik perhatian warganet.
Risiko yang Perlu Diperhatikan
Meski menyenangkan, ada risiko yang harus diwaspadai.
Pertama, data pribadi seperti foto asli bisa tersimpan di server pihak ketiga.
Jika tidak aman, bisa saja disalahgunakan.
Kedua, hasil foto pacar virtual bisa menimbulkan ekspektasi palsu.
Beberapa orang mungkin terlalu larut dan merasa memiliki pasangan sungguhan.
Hal ini bisa memengaruhi kehidupan sosial nyata.
Ketiga, penggunaan berlebihan dapat membuat orang enggan membangun hubungan sungguhan.
Foto bersama pacar hasil AI seharusnya hanya hiburan, bukan pengganti kehidupan nyata.