
RADARSINGAPARNA – AI video generation dan text-to-video menghadirkan cara baru membuat video dari teks sederhana.
Dengan teknologi ini, prompt teks dapat berubah menjadi visual dinamis tanpa kamera.
OpenAI Sora dan Google Veo menjadi contoh model canggih yang memimpin tren.
Keduanya membuat produksi video jauh lebih cepat, murah, dan konsisten.
Cara Kerja AI Video Generation
AI video generation bekerja dengan membaca prompt teks terstruktur.
Setiap kata dalam instruksi memandu sistem menghasilkan adegan, objek, atau gerakan kamera.
Text-to-video memungkinkan pengguna menulis skenario singkat lalu mengubahnya menjadi klip.
Contoh: “Seekor kuda berlari di pantai saat matahari terbenam.”
Model seperti OpenAI Sora mampu menghasilkan visual realistis.
Sora berfokus pada detail gerakan, pencahayaan, dan fisika dunia nyata.
Google Veo menambahkan fitur audio sinkron agar video lebih imersif.
Keduanya memberi pengalaman produksi layaknya sinematografi digital.
Prompt teks juga bisa diulang dengan hasil konsisten.
Hal ini membuat editing dan revisi jauh lebih mudah.
Dengan text-to-video, video terasa dapat diprogram seperti software.
Manfaat dan Tantangan
AI video generation membawa manfaat besar bagi bisnis, pendidikan, dan kreator konten.









