Dia senang kalau benar saldonya sebanyak itu. Namun bingung karena terbilang tidak wajar. Makan pun kurang enak karena uang aneh kepikiran terus.
Ipin juga bingung harus menanyakan soal saldonya tersebut kepada siapa.
Untuk dicairkan pun belum memungkinkan karena harus menunggu kontrak kerja habis. ”Kalau enggak salah Desember nanti baru bisa dicairkan,” katanya kepada awak media, Jumat 13 September 2024.
Ipin sempat mencari informasi soal saldo DPLK melalui internet. Namun, ia tidak mendapatkan kejelasan.
Dia pun belum sempat mengonsultasikan hal tersebut kepada bank atau pihak lain.
Terkait saldo DPLK pegawai Pemkot Tasikmalaya terisi Rp 7,8 miliar, pihak Bank Jabar Banten (BJB) belum bisa memberikan penjelasan rinci.
Bagian Kesekretariatan BJB Cabang Tasikmalaya Asep Saepul Rohman mengaku belum bisa memberikan penjelasan terkait hal tersebut.
Dia beralasan perlu komunikasi dengan nasabah karena berkaitan dengan data nasabah. Dia juga tidak punya kewenangan untuk menjelaskan. Itu harus dari bagian marketing.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.