Namun, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui bupati meminta izin nama KHZ Musthafa dijadikan nama RSUD Kabupaten Tasikmalaya. ”Kami iya kan. Mangga,” kata dia.
KH Acep mengatakan keluarga meyakini almarhum KHZ Musthafa tidak menginginkan namanya disematkan dalam RSUD.
”Kami berterima kasih, semoga keberkahan buat semua. Kami yakin orang tua kami KHZ Musthafa tidak ingin diabadikan seperti ini karena beliau seorang sosok muslim sejati pimpinan pondok pesantren,” kata dia.
RADARSINGAPARNA.COM – Menteri Ketenagakerjaan Prof Yassierli melantik sepuluh pejabat baru di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker),…
RADARSINGAPARNA.COM - Kenaikan suku bunga acuan dinilai belum bisa menjadi jalan keluar tunggal untuk mengembalikan…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan peninjauan fasilitas Early…
RADARSINGAPARNA.COM - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin secara resmi melepas kontingen pelajar Kabupaten Garut yang…
RADARSINGAPARNA.COM – PT Pertamina Patra Niaga kembali meluncurkan berbagai program loyalitas bagi pengguna aplikasi MyPertamina…
RADARSINGAPARNA.COM – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengimbau masyarakat untuk memahami pola penggunaan listrik di…
This website uses cookies.