”Kita ingin santri kita belajar untuk meningkatkan pemahaman dan produktivitas dalam penulisan turots di Maroko,” jelas Guru Besar UIN Walisongo ini.
Abu Rokhmad juga menekankan Penguatan Kapasitas Manajemen Sanad Keilmuan Ma’had Aly di Maroko dan Santri Internasional Fellowship di Inggris sangat penting.
Agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional yang menjadi akar pendidikan pesantren, menurut dia, manajemen pesantren harus terus diperkuat.
Kata dia, sanad keilmuan adalah mata rantai yang menghubungkan sumber daya manusia dengan sumber asli keilmuan.
Program Fellowship di Inggris dirancang untuk memberikan pengalaman langsung bagi santri dalam lingkungan internasional.
Selain itu, untuk memperkuat kapasitas santri dalam berbagai bidang, baik akademik maupun non akademik.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.