Penerapan B50 diperkirakan mampu menekan emisi hingga 46,72 juta ton setara karbon dioksida (CO2). Angka tersebut menjadi kontribusi penting dalam mendukung target penurunan emisi nasional.
Dari sisi makroekonomi, program B50 diperkirakan menghasilkan penghematan devisa yang cukup besar.
Pemerintah memperkirakan nilai penghematan devisa dapat mencapai Rp157,28 triliun. Penghematan itu berasal dari berkurangnya kebutuhan impor bahan bakar fosil.
Dengan penggunaan energi berbasis sumber daya dalam negeri yang lebih besar, tekanan terhadap neraca perdagangan energi juga dapat berkurang.
Pada 2026, pemerintah menerapkan masa transisi melalui penggunaan B40 pada semester pertama dan B50 pada semester kedua.
Total alokasi biodiesel sepanjang tahun diperkirakan mencapai sekitar 17,60 juta kiloliter.
Hingga 13 April 2026, realisasi penyaluran biodiesel telah mencapai sekitar 3,90 juta kiloliter atau sekitar 24,9 persen dari total alokasi tahunan.
Program ini didukung oleh 26 Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BU BBN) dan 32 Badan Usaha BBM yang beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.