Menurut Neneng Vera, kombinasi antara pengalaman generasi lama dan kemampuan digital generasi muda menjadi kekuatan utama organisasi.
“Di BKMM tidak ada aturan usia. Ibu-ibu muda, ibu-ibu senior semuanya bisa bergabung. Yang tua berbagi pengalaman, yang muda membawa kreativitas dan kemampuan digital. Kita saling mengisi dan sama-sama terus belajar,” katanya.
Selain aktivitas keagamaan, BKMM juga mulai mengembangkan program peningkatan keterampilan dan kesehatan perempuan.
Program senam yoga tingkat Kota Tasikmalaya yang dijadwalkan bulan depan menjadi salah satu langkah konkret perluasan peran organisasi.
Inisiatif tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup jamaah baik secara fisik maupun sosial.
Sekretaris Kecamatan Cibeureum, Mohammad Anwar Safaat memberikan apresiasi atas kontribusi BKMM dalam memperkuat jaringan sosial masyarakat.
Ia menilai majelis taklim memiliki peran strategis dalam mempererat hubungan silaturahmi antarwarga serta menyebarkan potensi masyarakat.
Di era digital saat ini, majelis taklim dituntut untuk tetap relevan sebagai pusat pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.
Page: 1 2
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.