Persik Kediri menunjukkan semangat pantang menyerah dan berhasil bangkit dari ketertinggalan.
Tim Macan Putih mampu memaksakan hasil imbang 3-3 lewat gol yang dicetak Ze Valente dan Ramiro Fergonzi.
Skor akhir tersebut menjadi kabar terbaik bagi Persib Bandung.
Tambahan satu poin membuat Persebaya hanya mengoleksi 54 angka dan tertinggal 10 poin dari Persib yang kokoh di puncak klasemen.
Dengan sisa pertandingan yang ada, selisih tersebut sudah tidak mungkin dikejar.
Hasil dramatis di Stadion Brawijaya menjadi penentu lahirnya gelar Liga 1 2024/2025 bagi Persib Bandung.
Setelah sempat dihantui rasa cemas dan bahkan pasrah melihat Persebaya unggul pada babak pertama, para pemain Maung Bandung justru merayakan keberhasilan mempertahankan mahkota juara berkat perjuangan Persik Kediri.
Momen tak terduga itu menjadi salah satu kisah paling berkesan dalam perjalanan Persib meraih gelar back to back champions, sekaligus memperlihatkan bahwa dalam sepak bola, kejutan bisa hadir hingga peluit akhir dibunyikan.
RADARSINGAPARNA.COM - Kenaikan suku bunga acuan dinilai belum bisa menjadi jalan keluar tunggal untuk mengembalikan…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan peninjauan fasilitas Early…
RADARSINGAPARNA.COM - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin secara resmi melepas kontingen pelajar Kabupaten Garut yang…
RADARSINGAPARNA.COM – PT Pertamina Patra Niaga kembali meluncurkan berbagai program loyalitas bagi pengguna aplikasi MyPertamina…
RADARSINGAPARNA.COM – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengimbau masyarakat untuk memahami pola penggunaan listrik di…
RADARSINGAPARNA.COM— Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG bangkit dan memperlihatkan sinyal pemulihan setelah sempat mengalami…
This website uses cookies.