Produk ini milik pengusaha HS dan diproduksi di PT S. Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan bahwa Anzora mengandung hydroquinone, bahan berbahaya yang bisa merusak kulit bila digunakan secara sembarangan.
Justmine Beauty, Permintaan Maaf Sang Owner
Produk Justmine Beauty milik Ria Maryani juga tak luput dari sorotan.
Dokter Oky berhasil menemukan bahwa krim malam Justmine yang dijual bebas mengandung etiket biru dan berbahaya.
Setelah produknya viral, Ria Maryani pun segera membuat video klarifikasi dan permintaan maaf, serta berjanji tidak akan lagi menjual produk racikan tersebut tanpa resep dokter.
Jglow, Jual Krim Racikan Bebas Tanpa Konsultasi
Produk terakhir yang diungkap oleh dokter Oky adalah Jglow milik Tika Sartika.
Produk ini menjual krim racikan polosan tanpa BPOM yang bisa dibeli secara bebas oleh konsumen tanpa perlu konsultasi dokter terlebih dahulu.
Setelah krim malam Jglow viral, Tika Sartika akhirnya meminta maaf dan berjanji tidak akan menjual krim racikan tanpa resep dokter.
Kasus-kasus ini menunjukkan betapa pentingnya memilih produk skincare yang aman dan memiliki izin BPOM.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.