Produk ini milik pengusaha HS dan diproduksi di PT S. Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan bahwa Anzora mengandung hydroquinone, bahan berbahaya yang bisa merusak kulit bila digunakan secara sembarangan.
Justmine Beauty, Permintaan Maaf Sang Owner
Produk Justmine Beauty milik Ria Maryani juga tak luput dari sorotan.
Dokter Oky berhasil menemukan bahwa krim malam Justmine yang dijual bebas mengandung etiket biru dan berbahaya.
Setelah produknya viral, Ria Maryani pun segera membuat video klarifikasi dan permintaan maaf, serta berjanji tidak akan lagi menjual produk racikan tersebut tanpa resep dokter.
Jglow, Jual Krim Racikan Bebas Tanpa Konsultasi
Produk terakhir yang diungkap oleh dokter Oky adalah Jglow milik Tika Sartika.
Produk ini menjual krim racikan polosan tanpa BPOM yang bisa dibeli secara bebas oleh konsumen tanpa perlu konsultasi dokter terlebih dahulu.
Setelah krim malam Jglow viral, Tika Sartika akhirnya meminta maaf dan berjanji tidak akan menjual krim racikan tanpa resep dokter.
Kasus-kasus ini menunjukkan betapa pentingnya memilih produk skincare yang aman dan memiliki izin BPOM.
RADARSINGAPARNA - Zero-Day AI Attack kini jadi ancaman serius dalam keamanan digital global. Agen AI…
RADARSINGAPARNA - AI agent payments dan pembayaran otomatis kini jadi kenyataan menegangkan sekaligus menarik. Agen…
RADARSINGAPARNA - YouTube AI Music Hosts hadir sebagai inovasi baru dalam musik digital. Fitur ini…
RADARSINGAPARNA - AI slop dan konten AI buruk menjadi fenomena berbahaya di era digital. Keduanya…
RADARSINGAPARNA - Google terus menghadirkan inovasi baru di bidang kecerdasan buatan, salah satu yang kini…
RADARSINGPARNA - AI Avatar 3D kini menjadi salah satu topik terpopuler di dunia digital. Banyak…
This website uses cookies.