Program vokasi akan diprioritaskan bagi 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa Program Magang Nasional 2025 atau MagangHub menunjukkan capaian yang menggembirakan.
Program tersebut berhasil menjaring sekitar 102,6 ribu peserta dari total 370,5 ribu pendaftar. Para peserta ditempatkan di 8.048 perusahaan serta instansi pemerintah yang tersebar di berbagai daerah.
Peserta program memperoleh uang saku setara upah minimum. Mereka juga mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), pendampingan mentor, dan kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi dari BNSP.
Berdasarkan survei terhadap 65.245 peserta, sebanyak 84,26 persen menyatakan puas atau sangat puas terhadap pelaksanaan Program Magang Nasional.
Dari sisi manfaat ekonomi, 67,13 persen responden menilai program tersebut membantu kondisi ekonomi pribadi maupun keluarga mereka.
Survei lain yang melibatkan 7.217 perusahaan dan instansi penyelenggara juga menunjukkan hasil positif. Sebanyak 84,13 persen responden menyatakan puas atau sangat puas terhadap kontribusi peserta magang di tempat kerja.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah terus memperluas akses pembiayaan perumahan melalui Kredit Program Perumahan (KPP) yang hingga…
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Kesehatan Jawa Barat mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan selama musim…
RADARSINGAPARNA.COM – Mobilitas masyarakat pada lintas Jakarta-Bandung terus meningkat. Perjalanan untuk bekerja, kuliah, berwisata, urusan…
RADARSINGAPARNA.COM – Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag telah menyalurkan bantuan…
RADARSINGAPARNA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membuka seleksi mutasi bagi pegawai negeri sipil (PNS)…
RADARSINGAPARNA.COM – Masyarakat perlu memperhatikan jadwal pemadaman listrik yang berlangsung pada Senin 22 Juni 2026.…
This website uses cookies.