Menurutnya, sebagian besar anggaran akan disalurkan untuk berbagai program prioritas yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Program tersebut mencakup converter kit untuk petani, pembangunan jargas, proyek pipa gas Dumai-Sei Mangkei (Dusem), pipa transmisi gas Semarang-Solo, pipa transmisi gas Cirebon-Bandung, listrik desa, hingga bantuan pasang baru listrik.
“80% anggaran akan kita alokasikan untuk rakyat. Yang pertama, konverter kit untuk petani sebesar Rp158,50 miliar. Pipa Gas Dusem Rp3.948,16 milyar yang akan mengalirkan gas dari daerah yang surplus ke yang membutuhkan antara Sumatera dan Jawa. Proyek selanjutnya Jargas, untuk mengurangi ketergantungan terhadap LPG dengan menggunakan gas alam dengan jargas, kita mendapat anggaran sebesar Rp5.212,62 miliar,” ujarnya.
Pemerintah juga mengalokasikan dana besar untuk memperluas akses listrik di berbagai daerah yang masih menghadapi keterbatasan layanan energi.
Pada Tahun Anggaran 2027, program listrik desa memperoleh anggaran sebesar Rp9,746 triliun.
Sementara itu, program bantuan pasang baru listrik bagi keluarga kurang mampu mendapatkan dukungan dana sebesar Rp520 miliar.
RADARSINGAPARNA.COM - Tradisi Hajat Laut kembali dilaksanakan oleh masyarakat nelayan Pangandaran dalam rangka menyambut pergantian…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan perlunya perubahan pendekatan dalam menghadapi ancaman Demam Berdarah…
RADARSINGAPARNA.COM - Sebanyak 720 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat hasil penerimaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Sejumlah akademisi Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya mengimplementasikan teknologi fermentasi pakan berbasis M-Bio untuk…
RADARSINGAPARNA.COM – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan Arip Rachman…
RADARSINGAPARNA.COM – Menteri Ketenagakerjaan Prof Yassierli melantik sepuluh pejabat baru di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker),…
This website uses cookies.