Pemuda di Tasikmalaya yang mengaku akan bunuh diri diamankan dari Plaza Asia, Sabtu 17 Agustus 2024. Foto: Radartasik.com
TASIKMALAYA, RADARSINGAPARNA.COM – Heboh! Seorang pemuda di Tasikmalaya mengaku akan bunuh diri.
Peristiwa menghebohkan tersebut terjadi di Plaza Asia Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu 17 Agustus 2024.
Identitas pemuda tersebut belum diketahui. Namun ia diperkirakan berumur 20 tahun.
Saat ditemukan, ia mengenakan celana panjang, kaos oblong warna hitam, jaket warna abu dan membawa tas.
Salah satu petugas keamanan Plaza Asia Ipan Pardian mengatakan remaja tersebut berdiam diri kurang lebih 15 menit di area mal dan menangis.
Baca Juga: Oknum Pegawai BRI Dipecat, Kasus Fraud Ditangani Kejari Kota Tasikmalaya
Beberapa pegawai di Plaza Asia mencoba berinteraksi dengan remaja tersebut. Mereka kaget ketika mendengar pengakuan remaja akan bunuh diri.
Petugas keamanan langsung membawa si remaja tersebut ke pos security untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Di dalam tasnya ditemukan barang-barang antara lain pisau, tambang, kabel dan ponsel dengan wallpaper yang berisi pesan tentang niat bunuh diri.
”Kami langsung melaporkan temuan ini kepada pihak kepolisian,” ujar dia seperti dikutip dari Radartasik.com, Sabtu 17 Agustus 2024 sore.
Page: 1 2
RADARSINGAPARNA.COM - Berbagai langkah strategis terus ditempuh Pemerintah untuk mempertahankan stabilitas perekonomian nasional di tengah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memperluas akses pendidikan bertaraf internasional bagi guru dan…
RADARSINGAPARNA.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah memberikan perhatian yang sama terhadap setiap aspirasi masyarakat,…
RADARSINGAPARNA.COM - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan kesiapan pelaksanaan Program Bantuan…
RADARSINGAPARNA.COM - Semangat kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 saat ribuan warga…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan madrasah dan pesantren dinilai harus menjadi sarana…
This website uses cookies.