”Kita pastikan tidak ada celah untuk penyalahgunaan. Kami berterima kasih kepada pihak kepolisian dan seluruh yang hadir dalam proses pemusnahan ini,” jelas dia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kemenag Kabupaten Tasikmalaya untuk menjaga tertib administrasi dan keamanan dokumen negara, terutama dokumen yang sangat sensitif seperti buku dan akta nikah.
Perwakilan Polsek Singaparna Dwi Santoso mengapresiasi komitmen Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya dalam menjaga integritas dokumen negara.
Dia menegaskan kepolisian mendukung penuh dan turut mengawal proses pemusnahan ini untuk memastikan buku nikah dan dokumen lain yang tidak terpakai benar-benar aman dari penyalahgunaan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Berikut rincian dokumen catatan nikah yang dimusnahkan:
1. Duplikat buku nikah tahun 2019 sebanyak 569 buku
2. Duplikat buku nikah tahun 2020 sebanyak 3.000 buku
3. Duplikat buku nikah tahun 2023 sebanyak 2.000 buku
4. Buku nikah tahun 2023 sebanyak 15 pasang
5. Buku nikah tahun 2023 sebanyak 9.220 pasang
6. Akta nikah tahun 2023 sebanyak 18.300 lembar
7. Dokumen pemeriksaan nikah 2023 sebanyak 18.300 lembar
RADARSINGAPARNA - OpenAI Sora 2 resmi diluncurkan sebagai aplikasi video AI baru. Platform ini dirancang…
RADARSINGAPARNA - Meta Vibes resmi hadir sebagai tren baru video generatif. Platform ini memungkinkan pengguna…
RADARSINGAPARNA - Adobe Firefly Boards resmi dirilis dengan inovasi besar. Platform ini menghadirkan video AI…
RADARSINGAPARNA - Di era digital saat ini, banyak orang ingin merasakan pengalaman liburan tanpa harus…
RADARSINGAPARNA - Drama Korea tidak hanya populer karena alur cerita yang menarik, tetapi juga karena…
RADARSINGAPARNA - Kini, royalti konten bisa mengalir otomatis bagi para penerbit digital. Microsoft AI Marketplace…
This website uses cookies.