Tim ini juga diperkuat bantuan survivor dari Komunitas Pecinta Alam HPA Surpapala Hendro Gunawan yang berperan penting dalam mengatasi medan ekstrem di Gunung Guntur.
Bersama dengan tim BBKSDA dan koordinasi dengan polisi kehutanan, PGE melakukan pemetaan dan pemadaman secara intensif di beberapa titik api yang tersebar di koridor sepanjang sekitar 1.200 meter.
Kebakaran yang melanda hutan konservasi di Gunung Guntur Garut ini meliputi Blok Cigenjreng, Puncak Guntur, Sangiang Buruan dan Pos 3 pendakian.
Api telah menghanguskan lahan sekitar 200 hektare. Kebakaran membentang sepanjang 1.200 meter dengan tiga titik api utama.
Vegetasi yang terbakar meliputi pinus, cantigi, kaliandra dan berbagai jenis perdu serta semak belukar.
Tim PGE Kamojan menggunakan ranting kayu untuk memadamkan kebakaran karena medan ekstrem dan keterbatasan sumber air.
Selain itu, pemadaman tidak memungkinkan menggunakan alat berat seperti jet shooter dan pompa air mobile.
Proses pemadaman berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 20.00 WIB.
Tim PGE kembali ke Kamojang melalui jalur Cipanas pada pukul 22.30 WIB, setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang menyala.









