Tim Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang membantu memadamkan api saat Gunung Guntur kebakaran. Foto: Pertamina
GARUT, RADARSINGAPARNA.COM – Hutan Gunung Guntur kebakaran. Tim pemadaman mengalami kesulitan karena titik api tidak bisa terjangkau mobil pemadam.
Informasi yang dihimpun Radarsingaparna.com, Minggu 25 Agustus 2023, kebakaran di Gunung Guntur terjadi di Blok Cigenjreng, puncak satu, puncak dua dan tapal kuda.
Area yang terbakar pada Rabu 21 Agustus 2024 lalu merupakan lahan yang ditumbuhi semak-semak, pepohonan kaliandra dan pinus.
Karena akses menuju lokasi kebakaran tidak bisa dilalui kendaraan, pemadaman api dilakukan secara manual.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut Daris Hilman menduga api muncul karena cuaca panas.
Baca Juga: Bendungan Leuwikeris, Bendungan Pertama di Aliran Sungai Citanduy Berpotensi Jadi Wisata Air
Kepala Seksi Wilayah V Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat meminta Pertamina Geothermal Area Kamojang untuk membantu memadamkan kebakaran hutan di Gunung Guntur.
PGE Kamojang meresponsnya dengan mengirimkan Tim Health, Safety, Security and Environment (HSSE). Tim HSSE sukses membantu mengatasi api sehingga kebakaran tidak meluas.
RADARSINGAPARNA.COM – PAN Kota Tasikmalaya mulai mempersiapkan langkah politik menghadapi Pileg (Pemilu Legilatif) tahun 2029.…
RADARSINGAPARNA.COM - Seluruh jemaah umrah dan haji khusus yang berangkat maupun pulang melalui Bandara Internasional…
RADARSINGAPARNA.COM - Program Sekolah Rakyat yang dijalankan selama satu tahun terakhir mulai menunjukkan perkembangan sebagai…
1RADARSINGAPARNA.COM - Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi memulai Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun…
RADARSINGAPARNA.COM - Raihan 13 medali mengantarkan Kontingen Kabupaten Tasikmalaya menutup ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah…
This website uses cookies.