Pada perempuan, pubertas biasanya terjadi pada rentang usia 11 hingga 12 tahun, sedangkan pada laki-laki sekitar usia 15 tahun.
Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor yang kompleks dan tidak dapat disederhanakan hanya karena penggunaan galon polikarbonat.
“Tapi memang pubertas itu bisa distimulasi oleh berbagai hal. Bisa karena kontak sosial yang terlalu terbuka, tapi bisa juga karena faktor lingkungan, makanan yang mempengaruhi hormonal, dan yang paling pokok juga pergaulan. Ini bisa memicu,” katanya.
Menurutnya, kasus pubertas dini juga tergolong jarang ditemukan karena hanya terjadi pada sekitar satu dari 5.000 anak.
“Tapi pubertas ini itu memang kasus yang tidak umum karena dia sifatnya lebih cepat dari rata-rata maka disebut kasus yang jarang,” katanya.
Ahli Teknologi Pangan Hermawan Seftiono menjelaskan bahwa BPA dan galon polikarbonat merupakan dua hal yang berbeda.
Ia mengatakan BPA digunakan sebagai bahan pembentuk polikarbonat dan akan berubah ketika proses pembentukan material tersebut selesai.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.