Seleksi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem merit dalam pengelolaan aparatur sipil negara.
Kabupaten Tasikmalaya sendiri telah memperoleh kategori “Baik” dalam penerapan manajemen ASN berdasarkan Keputusan Badan Kepegawaian Negara Nomor 531 Tahun 2024. Daerah ini meraih nilai 313 dengan indeks 0,76.
Rudi menyampaikan proses seleksi mengedepankan kualitas, kompetisi, dan kinerja. Ketiga aspek tersebut menjadi dasar penerapan sistem merit yang transparan dan objektif.
Minat terhadap seleksi terbuka ini cukup tinggi. Selama masa pendaftaran yang berlangsung dari 20 Mei hingga 4 Juni 2026, sebanyak 44 orang tercatat mengajukan lamaran.
Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Tasikmalaya. Sejumlah pelamar datang dari berbagai daerah dan instansi.
Beberapa di antaranya berasal dari Kota Blitar, Kabupaten Lahat, Kabupaten Samosir, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Garut, hingga kementerian.
Hal tersebut menunjukkan bahwa seleksi terbuka di Kabupaten Tasikmalaya mendapat perhatian luas dari kalangan ASN di berbagai wilayah.
Peserta yang lolos administrasi akan menjalani Assessment Center di BKD Provinsi Jawa Barat.
RADARSINGAPARNA.COM - Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengungkap jaringan narkotika internasional yang memproduksi sekaligus…
RADARSINGAPARNA.COM - Jembatan Gantung Sukamenak yang menghubungkan Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya dengan Desa…
RADARSINGAPARNA.COM - Dua pekerja berinisial AP dan AN meninggal dunia setelah tower bekas telekomunikasi setinggi…
RADARSINGAPARNA.COM - Elma Fitriani Mutiarahayu, perempuan berusia 20 tahun asal Kota Banjar, dipercaya menjadi finalis…
RADARSINGAPARNA.COM - PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat penyediaan energi berkelanjutan melalui jaminan pasokan dan…
RADARSINGAPARNA.COM - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM)…
This website uses cookies.