Melalui riset dan pengembangan, biomassa eceng gondok diolah menjadi produk pengharum ruangan dengan merek Ankubas Scents.
Produk tersebut tersedia dalam berbagai pilihan aroma. Di antaranya lemon, lavender, berry, kopi, stroberi, dan vanila.
Pemasarannya dilakukan melalui pelaku usaha lokal, mitra pencucian kendaraan, hingga platform digital.
Hingga tahun 2025, penjualan Ankubas Scents menghasilkan omzet sekitar Rp50 juta.
Produk ini telah dipasarkan di Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Lahat.
Keberhasilan inovasi tersebut turut diperkenalkan dalam ajang Indonesia International Environmental Technology and Innovation Expo and Conference (INVIROTECH) yang berlangsung pada Juni 2026.
Program ini menjadi contoh pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan lingkungan.
Di Jawa Tengah, Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Adi Sumarmo menjalankan program Ecobiz Cengklik sejak 2022.
Program yang berlokasi di Desa Sobokerto, Kabupaten Boyolali, ini memanfaatkan eceng gondok menjadi pupuk organik, pakan ternak, pakan ikan hingga biogas.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.