Selain itu, hal ini juga diharapkan akan meningkatkan jumlah wisatawan yang memilih pesawat sebagai moda transportasi mereka.
Menurut Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, ada empat komponen utama yang dihitung ulang dalam upaya menurunkan harga tiket tersebut. Komponen-komponen tersebut meliputi:
Pajak impor suku cadang – Pengurangan bea impor untuk suku cadang pesawat akan membantu menurunkan biaya operasional maskapai.
Pengaturan harga avtur – Harga avtur yang selama ini hanya dimonopoli oleh Pertamina diharapkan bisa lebih kompetitif dengan adanya kebijakan pengaturan harga.
Pajak PPN – Review terhadap pajak pertambahan nilai (PPN) yang dikenakan pada layanan penerbangan juga sedang dikaji.
Review biaya rute penerbangan – Pemerintah juga mengkaji ulang biaya yang dikenakan untuk rute penerbangan tertentu.
Namun, dari keempat komponen tersebut, hanya dua yang dianggap paling berpengaruh, yaitu penurunan pajak impor suku cadang dan pengaturan harga avtur.
Dengan berfokus pada dua hal ini saja, harga tiket diharapkan bisa turun hingga 10%.
Pertanyaan terbesar yang ada di benak banyak orang saat ini adalah kapan harga tiket pesawat akan benar-benar turun.









