Bagi wisatawan yang datang dengan mobil, mereka harus berjalan kaki beberapa ratus meter setelah memarkir kendaraan.
Akses menuju lokasi masih berupa jalan tanah, dan upaya untuk memperbaikinya sedang dilakukan oleh warga setempat secara gotong royong.
Kelurahan Cigembor, bersama masyarakat, berencana untuk mengajukan pembangunan jalan beton di tahun 2025 untuk mempermudah akses menuju Karang Hantu.
Harapan ini tentu akan meningkatkan kenyamanan dan daya tarik wisatawan yang datang.
Sejak pertama kali dibuka, Karang Hantu Ciamis langsung menarik minat masyarakat. Warga sekitar, khususnya dari Kelurahan Cigembor, sangat antusias mengembangkan potensi wisata ini.
Tidak hanya gotong royong dalam memperbaiki akses jalan, warga juga bekerja sama dalam membangun fasilitas umum dan meningkatkan kualitas layanan bagi para pengunjung.
Antusiasme ini terbukti dari banyaknya pengunjung yang mulai berdatangan.
Pada hari-hari tertentu, wisatawan bahkan datang dalam jumlah yang cukup banyak.
Salah seorang pengunjung, Desi dari Handapherang, mengungkapkan kekagumannya saat berkunjung ke Karang Hantu bersama keluarganya.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.