“Ada sebanyak 24 debitur yang dimanipulasi datanya sebagai persyaratan KUR,” kata Heru Widjatmiko.
Heru menjelaskan hasil pendalaman, para tersangka membuat analisa dan rekomendasi yang tidak sesuai kondisi yang sebenarnya terhadap debitur.
“ANN selaku mantri mengambil uang dari hasil pencairan KUR dari 13 debitur untuk kepentingan proyek pribadinya,” kata Heru Widjatmiko.
Hasil korupsi ANN digunakan untuk mendanai perusahaan bernama CV Agro Tekno yang bersama-sama dirintis oleh pelaku RR sebagai kepala unit saat itu.
“Ada 37 debitur cair, meski tidak layak mendapatkan program KUR,” kata dia.
Sementara ketiga tersangka, rata-rata hanya mencarikan pinjaman KUR Rp 500 ribu hingga ada Rp 5 juta tergantung besar pinjaman.
Saat ini ketiga tersangka ditahan di Lapas Klas IIB Tasikmalaya dalam 20 hari ke depan untuk proses selanjutnya.
Page: 1 2
RADARSINGAPARNA - OpenAI Sora 2 resmi diluncurkan sebagai aplikasi video AI baru. Platform ini dirancang…
RADARSINGAPARNA - Meta Vibes resmi hadir sebagai tren baru video generatif. Platform ini memungkinkan pengguna…
RADARSINGAPARNA - Adobe Firefly Boards resmi dirilis dengan inovasi besar. Platform ini menghadirkan video AI…
RADARSINGAPARNA - Di era digital saat ini, banyak orang ingin merasakan pengalaman liburan tanpa harus…
RADARSINGAPARNA - Drama Korea tidak hanya populer karena alur cerita yang menarik, tetapi juga karena…
RADARSINGAPARNA - Kini, royalti konten bisa mengalir otomatis bagi para penerbit digital. Microsoft AI Marketplace…
This website uses cookies.