Untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut, Kemendes PDT menerapkan pendekatan Octahelix dengan melibatkan banyak pihak dari berbagai sektor.
“Kami menyadari menyelesaikan persoalan desa tidak cukup hanya mengandalkan APBN, harus menggandeng kalangan lain karena harus mengurus 75.266 desa di Indonesia,” ujarnya.
Di tengah berbagai tantangan itu, perkembangan ekonomi desa menunjukkan tren yang semakin positif.
Saat ini terdapat 47.077 BUMDesa yang sebagian besar bergerak di bidang perdagangan, jasa, dan ketahanan pangan.
Keberadaan BUMDesa juga semakin mendukung berbagai program prioritas pemerintah pusat.
Sebanyak 833 BUMDesa telah menjadi pemasok bahan baku untuk Program Makan Bergizi Gratis melalui 950 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Selain sebagai pemasok, sebanyak 33 BUMDesa juga telah berperan langsung sebagai pengelola SPPG.
Kemendes PDT turut mendorong pengembangan Desa Ekspor untuk memperkuat ekonomi berbasis potensi unggulan daerah.
Hingga saat ini tercatat 339 desa telah berhasil menembus pasar internasional dengan tujuan ekspor ke 59 negara.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.