Andi menjelaskan bahwa naik turunnya jumlah kasus dipengaruhi berbagai faktor yang saling berkaitan, termasuk perubahan iklim, kondisi lingkungan, mobilitas penduduk, serta kesiapan layanan kesehatan di daerah.
“Data tersebut menjadi pengingat keras bahwa kita butuh kerja ekstra untuk memperkuat pengendalian penyakit ini secara terpadu. Tantangan utamanya adalah memastikan seluruh upaya penanggulangan dengue berjalan dalam satu kerangka nasional yang terintegrasi dan berbasis data,” lanjutnya.
Dalam forum tersebut, Kemenkes juga menyoroti pentingnya peran media massa dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat secara luas.
Media dinilai memiliki posisi strategis untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai gejala awal dengue dan tanda bahaya yang harus segera ditangani.
Selain itu, masyarakat didorong untuk aktif melakukan langkah pencegahan melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penerapan 3M Plus yang meliputi menguras tempat penampungan air, menutup wadah penyimpanan air, memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta menjalankan berbagai langkah pencegahan tambahan lainnya.
RADARSINGAPARNA.COM – Kementerian Ketenagakerjaan mengingatkan seluruh peserta, mentor dan operator penyelenggara magang agar segera menyelesaikan…
RADARSINGAPARNA.COM - Tradisi Hajat Laut kembali dilaksanakan oleh masyarakat nelayan Pangandaran dalam rangka menyambut pergantian…
RADARSINGAPARNA.COM - Sebanyak 720 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat hasil penerimaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Sejumlah akademisi Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya mengimplementasikan teknologi fermentasi pakan berbasis M-Bio untuk…
RADARSINGAPARNA.COM – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan Arip Rachman…
RADARSINGAPARNA.COM – Menteri Ketenagakerjaan Prof Yassierli melantik sepuluh pejabat baru di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker),…
This website uses cookies.