Ia menilai pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya melalui bantuan sosial sehingga program pemberdayaan masyarakat terus diperkuat.
“Saya berkomitmen sama Pak Menteri, kalau kemudian bansos terus-menerus dipertahankan ini tidak produktif. Kita mau hijrah. Masyarakat miskin yang masih produktif kita intervensi, kita berdayakan,” ujarnya.
Kemensos melihat peluang kerja sama dengan ITB Visi Nusantara dalam pengembangan program Kampung Berdaya di wilayah desa dengan tingkat kemiskinan tinggi.
“Kita berkolaborasi dalam rangka pemberdayaan masyarakat desa. Syukur-syukur lulusan-lulusan ITB Vinus bisa menjadi pendamping karena punya ilmunya. Kita menyediakan arenanya, kita intervensi modalnya, memberikan pekerjanya, nanti kalian menjadi tim pendamping di sana, jadi kolaborasinya dalam rangka pengentasan kemikinan caranya dengan pemberdayaan masyarakat di desa-desa” katanya.
Selain pemberdayaan masyarakat, Kemensos juga membuka peluang akses pendidikan tinggi bagi lulusan Sekolah Rakyat yang ingin melanjutkan kuliah.
“Maka harus kita pastikan anak-anak yang lulus dari Sekolah Rakyat ini harus ditampung di perguruan tinggi kalau mereka mau kuliah,” ujarnya.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.