Masuknya dana asing dinilai dapat meningkatkan permintaan terhadap rupiah sekaligus mengurangi tekanan di pasar valuta asing.
Faktor kedua adalah kuatnya koordinasi antara Bank Indonesia dan pemerintah dalam menjaga stabilitas likuiditas sektor keuangan.
Ia menilai pengetatan kebijakan moneter perlu dibarengi langkah yang memastikan likuiditas perbankan tetap terjaga agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi tidak terganggu.
Sementara faktor ketiga berkaitan dengan upaya pemerintah menjaga kepercayaan pasar melalui disiplin fiskal, komunikasi kebijakan yang jelas, serta konsistensi dalam menciptakan iklim investasi yang sehat.
“Jika tiga hal ini berjalan, rupiah berpeluang lebih stabil. Jika tidak, kenaikan suku bunga hanya akan membeli waktu dengan biaya yang semakin mahal,” tegasnya.
Di sisi lain, Direktur Eksekutif Centre for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi melontarkan kritik keras terhadap kebijakan Bank Indonesia dan kepemimpinan Gubernur BI Perry Warjiyo.
Ia mendesak Perry untuk segera mengundurkan diri karena menilai berbagai kebijakan yang diterapkan belum mampu mengangkat posisi rupiah secara signifikan.
RADARSINGAPARNA.COM— Kedatangan Bojan Hodak ke Persib pada awal musim 2023/24 menjadi awal dari perubahan besar…
RADARSINGAPARNA.COM – Dinas Pendidikan DKI Jakarta mulai melaksanakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran…
RADARSINGAPARNA.COM— Semangat untuk menanamkan keberanian bermimpi, sportivitas, kerja sama, serta sikap pantang menyerah kepada generasi…
RADARSINGAPARNA.COM - Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah menjadi pengingat bagi umat Islam…
RADARSINGAPARNA.COM - Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, memberikan apresiasi kepada pemerintah karena dinilai tetap…
RADARSINGAPARNA.COM – PT Agrinas Palma Nusantara membuka rekrutmen bagi lulusan diploma dan sarjana. Pendaftaran dibuka…
This website uses cookies.