Menurut Iwan Ridwan, Ketua Pokdarwis Desa Sundakerta, wisata ini memberikan peluang besar bagi masyarakat lokal, terutama saat momen liburan.
Para pedagang, baik yang tetap maupun yang hanya hadir pada waktu-waktu tertentu, turut merasakan manfaat dari meningkatnya jumlah wisatawan yang datang.
Untuk menjaga persaingan yang sehat di antara para pedagang, pengelola tempat wisata ini membuat kebijakan yang membatasi jumlah warung yang boleh beroperasi di area wisata.
Setiap warung dikelola oleh perwakilan dari setiap dusun di Desa Sundakerta.
Kebijakan ini diambil untuk menghindari persaingan yang tidak sehat di antara para pedagang dan menjaga suasana nyaman bagi pengunjung.
Pengelolaan Warung di Arga Hot Springs
Mekanisme penunjukkan pengelola warung ditentukan oleh kepala dusun di setiap wilayah Desa Sundakerta.
Setiap warung yang berdiri di area wisata adalah representasi dari dusun-dusun tersebut, dan bangunan warung telah disediakan oleh pihak pengelola.
Hal ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang adil bagi masyarakat setempat untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi di kawasan wisata tersebut.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.