Dia mengatakan performa mesin kereta api tidak mengalami masalah selama pemakaian BBM jenis baru tersebut.
Maka dari itu, ia optimistis bahwa peralihan dari BBM B35 ke BBM B40 akan berjalan lancar mengingat spesifikasi keduanya hampir sama.
”Sejauh ini no issue. Nanti mungkin yang B100 yang challenge banget dan kita optimis kalau B40 ini nggak akan berdampak signifikan pada mesin,” tegas dia.
Kereta Barang
Sedangkan Mustafid Gunawan, Kepala Lemigas (Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi) mengatakan uji bahan bakar dilakukan pada mesin lokomotif dan mesin genset kereta api.
Uji BBM B40 pada mesin lokomotif dilakukan pada satu kereta barang relasi Jakarta – Surabaya. Sedangkan Uji BBM B40 pada genset dilakukan pada KA Bogowonto relasi Lempuyangan – Pasar Senen, Jakarta.
Untuk uji BBM jenis baru pada mesin lokomotif sudah dimulai sejak 3 Juli 2024 dan akan selesai Desember 2024. Sementara uji coba pada mesin genset dilakukan selama 1.200 jam yang dimulai hari ini hingga November 2024.
Untuk melakukan uji penggunaan BBM B40, PT KAI membangun fasilitas pencampuran bahan bakar dan pengisian bahan bakar di lima lokasi yakni Cipinang (Jakarta), Arjawinangun (Cirebon), Cepu (Blora), Lempuyangan (Yogyakarta) dan Pasar Turi (Surabaya).
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengakhiri layanan rehabilitasi sosial bagi 48 anak asuh lulusan…
RADARSINGAPARNA.COM - Sebanyak 3.962 anak yatim dan penyandang disabilitas menerima santunan dalam kegiatan Lebaran Yatim…
RADARSINGAPARNA.COM – Liburan sekolah selalu menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu anak-anak. Setelah menjalani kegiatan belajar,…
RADARSINGAPARNA.COM – PT Astra Honda Motor (AHM) resmi memperkenalkan New Honda Vario Evo 160. Skutik…
RADARSINGAPARNA.COM – Tanaman eceng gondok yang selama ini dikenal sebagai gulma perairan ternyata dapat memberikan…
RADARSINGAPARNA.COM – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan aturan baru MPLS Ramah 2026. Program…
This website uses cookies.