Salah satunya adalah tekanan dari media sosial.
Kehidupan online yang sangat terhubung membuat mereka rentan terhadap kecemasan, terutama karena seringnya mereka membandingkan diri dengan orang lain di dunia maya.
Ketidakpastian tentang masa depan juga menjadi kekhawatiran besar bagi Gen Z.
Seiring dengan perkembangan zaman, Gen Z memiliki gaya hidup yang unik dan sering kali berbeda dari generasi sebelumnya.
Beberapa istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan kebiasaan mereka antara lain self-reward, doom scrolling, dan doom spending.
Self-reward adalah kebiasaan memberikan hadiah kepada diri sendiri setelah berhasil menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan tertentu.
Contohnya, setelah bekerja keras, mereka membeli barang yang sudah lama diinginkan sebagai bentuk apresiasi kepada diri sendiri.
Sementara itu, doom scrolling adalah kebiasaan terus-menerus menggulir media sosial untuk membaca berita negatif atau konten yang membuat stres.
Meskipun sadar bahwa hal ini berdampak buruk bagi mental, Gen Z sering terjebak dalam kebiasaan ini sebagai bentuk pelarian dari stres.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.