Waktu penyampaian informasi yang sangat singkat membuat pemerintah Indonesia tidak sempat menyiapkan delegasi pengganti dari Jakarta.
Pemerintah kemudian segera menjalin komunikasi dengan pihak Iran agar tetap dapat mengirim utusan resmi ke rangkaian pemakaman pada 9 Juli 2026.
Koordinasi itu difokuskan pada penentuan waktu dan lokasi yang memungkinkan bagi delegasi Indonesia untuk menghadiri prosesi penghormatan.
“Kami masih menunggu jawaban waktu dan tempat di mana kita bisa menghadiri upacara pemakaman tersebut. Seperti kita ketahui juga bahwa ada proses yang dilakukan terkait dengan rangkaian acara dari pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran,” kata Menlu Sugiono.
Menurut Sugiono, pembahasan dengan Pemerintah Iran kini lebih banyak berkaitan dengan kebutuhan teknis dan pengaturan logistik.
Besarnya jumlah warga yang memberikan penghormatan terakhir kepada Ayatollah Ali Khamenei membuat pemerintah Iran masih menyiapkan lokasi khusus bagi tamu kenegaraan.
“Karena penghormatan terhadap beliau sangat besar, kemudian massa juga sangat besar di sana, pihak Iran masih mencoba mencari titik atau lokasi untuk menerima kunjungan ini,” ujarnya.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
This website uses cookies.