RADARSINGAPARNA.COM – Candi Cangkuang Garut merupakan salah satu candi Hindu yang penting sebagai peninggalan dari Kerajaan Galuh.
Candi ini menjadi saksi bisu dari sejarah panjang peradaban Sunda.
Candi Cangkuang adalah candi yang pertama kali ditemukan di daerah Sunda dan merupakan satu-satunya candi Hindu di tanah Sunda.
Nama dan Makna Candi
Cangkuang sendiri merujuk pada tanaman sejenis pandan yang banyak tumbuh di daerah tersebut.
Ini menunjukkan hubungan yang erat antara budaya lokal dan sejarah yang melatarbelakanginya.
Penemuan Candi Cangkuang
Candi Cangkuang terletak di Kampung Pulo, Cangkuang, Kecamatan Leles, Garut.
Pada tahun 1966, terdapat laporan tentang penemuan arca batu dan reruntuhan candi di Kampung Pulo.
Penemuan ini dilaporkan ke LPPN di Jakarta, yang kemudian melakukan penelusuran dan survei ke lokasi yang dipimpin oleh Uka Tjandrasasmita.
Melalui survei tersebut, diketahui bahwa temuan tersebut sudah dilaporkan sejak abad ke-19, khususnya dalam laporan R.D.M.
Verbeek pada tahun 1891. . Candi ini berfungsi sebagai tempat pemujaan Dewa Siwa dan dewa-dewa lain dalam kepercayaan Hindu.










