Golongan kendaraan dan bagiannya menjadi komoditas impor nonmigas yang mengalami penurunan terbesar sebesar USD 145,14 juta atau 42,40 persen.
Sebaliknya, golongan mesin dan perlengkapan elektronik mencatat kenaikan impor terbesar sebesar USD 108,64 juta atau 16,32 persen.
“Negara pemasok barang impor Nonmigas terbesar selama Januari-Mei 2026 ditempati oleh Tiongkok senilai USD 1,82 miliar (41,47 persen), disusul Korea sebesar USD 527,67 juta (12,00 persen), dan dari Jepang sebesar USD 518,81 Juta (11,80 persen),” kata Margaretha.
Menurut golongan penggunaan, impor barang konsumsi, bahan baku atau penolong, serta barang modal sama-sama mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.