Dia menegaskan Operasi Patuh merupakan agenda tahunan kepolisian. Karena itu, penundaan hanya berkaitan dengan penyesuaian waktu pelaksanaan.
Sebelum ditunda, Operasi Patuh Jaya 2026 direncanakan berlangsung selama 14 hari.
Operasi tersebut disiapkan untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Menurut Komarudin, pertumbuhan kendaraan di Jakarta mencapai sekitar 3 persen setiap tahun. Kondisi itu menuntut tingkat kepatuhan yang lebih tinggi dari para pengguna jalan.
Sebanyak 2.798 personel gabungan rencananya akan diterjunkan dalam operasi tersebut.
Personel berasal dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.
Berbeda dengan beberapa operasi sebelumnya, porsi penegakan hukum akan diperbesar. Komposisinya terdiri dari 20 persen kegiatan preemtif, 30 persen preventif, dan 50 persen penegakan hukum.
Kebijakan tersebut diambil setelah hasil evaluasi menunjukkan masih banyak pelanggaran lalu lintas yang terjadi secara terbuka.
Selain mengandalkan ETLE, polisi berencana mengaktifkan kembali tilang manual untuk pelanggaran yang terlihat langsung oleh petugas di lapangan.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.