Kerja sama tersebut dapat memperkuat infrastruktur penelitian dan meningkatkan kualitas riset yang dihasilkan.
Meski demikian, pengembangan penelitian tetap harus berpijak pada kajian turats sebagai ciri khas dan identitas utama Ma’had Aly.
Ketua Tim Investasi Pendidikan, Kerja Sama dan Riset Puspenma Kemenag Hendro Dwi Antoro menjelaskan pendaftaran Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Tahun 2026 telah dibuka sejak 20 Mei 2026.
Masa pengajuan proposal akan berlangsung hingga 24 Juni 2026.
Seluruh proses pengajuan mengacu pada Pedoman Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama Nomor 201 Tahun 2026.
Peserta diminta menyesuaikan proposal penelitian dengan tema-tema yang telah ditetapkan dalam pedoman tersebut.
Kementerian Agama berharap semakin banyak sivitas akademika Ma’had Aly berpartisipasi dalam program ini.
Program pendanaan riset tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya penelitian di lingkungan pesantren.
Selain itu, hasil penelitian yang lahir dari Ma’had Aly diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi penyelesaian berbagai persoalan umat, bangsa, dan kemanusiaan.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.