Selain itu, masyarakat juga mendapatkan akses pembiayaan untuk membeli, membangun, merenovasi, maupun meningkatkan kualitas hunian mereka.
Pada periode awal pelaksanaan antara Oktober hingga Desember 2025, realisasi penyaluran KPP mencapai Rp5,64 triliun kepada 12.175 debitur.
Memasuki tahun 2026, penyaluran program terus mengalami peningkatan seiring tingginya kebutuhan pembiayaan di sektor perumahan.
Hingga 20 Juni 2026, total penyaluran KPP telah mencapai Rp19,24 triliun atau sekitar 54 persen dari target awal sebesar Rp36 triliun.
Jumlah penerima manfaat program tersebut tercatat mencapai 91.045 debitur.
Dari angka itu, sebanyak 2.271 debitur berasal dari sektor penyediaan perumahan, sementara 88.774 debitur berasal dari sektor permintaan.
Melihat perkembangan yang cukup pesat, pemerintah mengusulkan peningkatan plafon KPP tahun 2026 menjadi Rp50 triliun.
“Dengan capaian yang sudah mencapai sekitar 54 persen atau Rp19,2 triliun, plafon KPP tahun 2026 ditingkatkan dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha,” kata Maruarar.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memanfaatkan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai…
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Kesehatan Jawa Barat mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan selama musim…
RADARSINGAPARNA.COM – Mobilitas masyarakat pada lintas Jakarta-Bandung terus meningkat. Perjalanan untuk bekerja, kuliah, berwisata, urusan…
RADARSINGAPARNA.COM – Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag telah menyalurkan bantuan…
RADARSINGAPARNA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membuka seleksi mutasi bagi pegawai negeri sipil (PNS)…
RADARSINGAPARNA.COM – Masyarakat perlu memperhatikan jadwal pemadaman listrik yang berlangsung pada Senin 22 Juni 2026.…
This website uses cookies.