Agus Sutisna menyampaikan santri memiliki peranan penting dalam kemerdekaan Republik Indonesia.
Dia menjelaskan resolusi jihad yang digaungkan pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari telah membakar semangat pejuang untuk melawan penjajah.
“Resolusi jihad itu menyatakan bahwa berperang menolak dan melawan penjajah adalah fardu ain yang harus dikerjakan setiap orang. Hingga akhirnya pecah puncaknya pada 10 November 1945 atau yang disebut Hari Pahlawan,” tambahnya.
Terakhir, dia menyampaikan bahwa santri memiliki peranan untuk melanjutkan tugas ulama.
Agus menuturkan masa depan Indonesia ada di pundak santri. Karena itu, dia berharap santri dapat terus percaya diri demi melanjutkan perjuangan para pendahulu.
“Masa depan ada di pundak kalian. Karena itu perkuat komitmen dalam merengkuh masa depan. Harus percaya diri,” pungkasnya.
Daftar 7 pesantren yang berpartisipasi pada HSN 2024 tingkat Kecamatan Karangnunggal
Page: 1 2
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.