Dalam kegiatan tersebut warga juga dijelaskan terkait biaya pemasangan, biaya pemakaian air, serta batas waktu pembayaran setiap bulan.
“Tujuannya agar masyarakat memahami seluruh ketentuan layanan sejak awal,” ujar Udha Gunawan.
Tingginya minat warga dinilai mencerminkan meningkatnya kebutuhan akan akses air bersih yang aman dan berkelanjutan.
“Ini menjadi indikator bahwa kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan air minum perpipaan terus meningkat,” katanya.
Perusahaan selanjutnya akan melakukan verifikasi teknis dan administrasi untuk memastikan kesiapan jaringan di wilayah tersebut.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan lengkap. Jadi tidak ada kesalahpahaman terkait biaya, prosedur maupun kewajiban pelanggan setelah sambungan terpasang,” tegasnya.
Kasubag Informasi dan Publikasi Pelanggan Iri Sofyan Sauri menyebut sosialisasi ini sebagai upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Keberhasilan pengembangan layanan air minum tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga oleh pemahaman masyarakat terhadap sistem pelayanan yang diberikan perusahaan daerah,” katanya.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.