“Begitu banyak uang kita menguap, hilang, dan ini pemerintah yang saya pimpin, saya bertekad untuk berbuat yang terbaik, untuk menghentikan kebocoran-kebocoran ini,” tegas Presiden.
Pemerintah juga disebut terus melakukan penertiban terhadap pengelolaan sumber daya alam yang melanggar aturan hukum yang berlaku.
Langkah tersebut mencakup penguasaan kembali jutaan hektare lahan sawit ilegal serta penindakan terhadap tambang tanpa izin di berbagai wilayah.
“Pemerintah saya telah merebut kembali, menguasai kembali lebih dari 5 juta hektare kebun kelapa sawit yang melanggar hukum, yang tidak sesuai peraturan. Yang bikin kebun di hutan lindung, yang memalsukan laporan, kita telah menutup ratusan tambang-tambang tanpa izin,” ujarnya.
Prabowo menilai pengawasan sumber daya alam menjadi tantangan besar mengingat luasnya wilayah Indonesia dan melimpahnya kekayaan alam yang dimiliki.
“Jadi memang usaha ini bukan usaha yang ringan. Negara kita besar, negara kita luas, dan negara kita sangat-sangat kaya,” kata Presiden.
Ia menambahkan bahwa integritas aparatur pemerintah menjadi kunci utama dalam memastikan pengelolaan kekayaan negara berjalan baik.
RADARSINGAPARNA.COM - Provinsi Jawa Barat berhasil meraih penghargaan internasional Most Promising Muslim-Friendly Region of The…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan dukungannya terhadap pengembangan ekosistem halal yang kompetitif melalui kerja…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yakin produksi padi pada 2026 dapat melampaui capaian…
RADARSINGAPARNA.COM – Menjelang pertandingan penting antara Inggris dan Ghana di fase grup Piala Dunia 2026,…
RADARSINGAPARNA.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan keprihatinan dan kemarahannya atas kasus dugaan penganiayaan…
RADARSINGAPARNA.COM – Kedatangan minyak mentah dari Aljazair ke Indonesia kembali menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, kapal…
This website uses cookies.