Bek jebolan Akademi Persib tersebut menilai Portugal memiliki modal yang cukup untuk tampil dominan sepanjang turnamen karena ditopang oleh sejumlah gelandang berkualitas yang mampu mengontrol permainan dan menjaga konsistensi tim di setiap pertandingan.
Meski menjagokan Portugal sebagai kandidat terkuat juara, Kakang mengakui bahwa persaingan di Piala Dunia 2026 dipastikan berlangsung sengit.
Baginya, kekuatan sebuah tim tidak semata-mata ditentukan oleh nama besar atau status para pemain yang menghuni skuad.
Pemain asal Cianjur itu mengaku lebih tertarik menilai kekompakan dan performa kolektif sebuah tim dibanding sekadar melihat deretan bintang yang tampil di atas lapangan.
Faktor kerja sama, organisasi permainan, dan mental bertanding dinilainya akan sangat menentukan perjalanan setiap negara dalam perburuan gelar juara dunia.
Di tengah kesibukannya sebagai pemain profesional, Kakang juga berencana tetap mengikuti jalannya pertandingan Piala Dunia 2026.
Turnamen empat tahunan tersebut menyimpan kenangan tersendiri baginya sejak masih kecil.
Ia mengenang masa-masa ketika harus menahan kantuk demi menyaksikan pertandingan Piala Dunia selepas sahur.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.