”Harga bersahabat, bisa terjangkau semua kalangan,” kata dia.
Rumah makan ini tidak hanya dijadikan tempat makan namun sebagai tempat rapat seperti yang sering dilakukan pejabat Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
”Tidak usah khawatir masalah sinyal karena kami sudah menyediakan WiFi agar pengunjung bisa mengakses internet di lokasi ini,” kata dia.
Somantri berencana terus mengembangkan tempat makan di dalam goa. Ia akan menata goa dan menyediakan lebih banyak tempat duduk.
”Ke depan akan terus kami kembangkan agar lebih nyaman dan terlihat menarik ketika berada dalam goa,” janji dia.
Sejarah Nama Goa Pompok Landak
Sebelum menjadi rumah makan, Goa Pongpok Landak memiliki cerita yang erat kaitannya dengan aktivitas masyarakat setempat pada zaman dahulu.
Cerita Somantri, masyarakat sering memburu landak di sekitar goa. Hewan buruan mereka sering masuk goa untuk sembunyi.
Masyarakat selalu dapat menangkap landak di sini. Karena, hewan buruan jarang pergi ke mana-mana lagi.
”Dulu landak itu ketika diburu selalu dapat karena goa ini menjadi tempat persembunyiannya,” kata dia.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.