Karom menilai kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat. Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk mendorong pemerataan ekonomi melalui pembangunan jalan dan konektivitas wilayah.
Di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tetap mampu menjaga tata kelola keuangan daerah.
Hal itu ditunjukkan dengan keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.
Realisasi pendapatan daerah juga mencapai 97,29 persen dari target yang ditetapkan. Sementara realisasi belanja daerah mencapai 94,02 persen dan difokuskan untuk mendukung pelayanan dasar masyarakat.
Pada sektor pendidikan, pemerintah meluncurkan Program Satu Desa Satu Sarjana (SADESSA).
Program tersebut memberikan kesempatan beasiswa kepada satu mahasiswa terpilih dari setiap desa. Pelaksanaannya dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi negeri, seperti UNPAD, ITB, UPI, dan UNSIL.
Sementara itu, di bidang kesehatan, prevalensi stunting berhasil ditekan hingga 13,24 persen.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.