Sebanyak 10 anak lainnya tengah melamar pekerjaan sambil mengikuti pelatihan vokasional sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Noneng Komara Nengsih menilai capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan anak asuh.
“Capaian ini menunjukkan bahwa layanan rehabilitasi sosial di Jawa Barat tidak lagi sekadar memenuhi kebutuhan dasar anak (basic needs), melainkan sudah melangkah jauh ke arah pemberdayaan yang substantif. Kita ingin memastikan anak-anak asuh kita keluar dari sini dengan kepala tegak, siap bersaing di dunia kerja, melanjutkan pendidikan, dan menjadi pribadi yang mandiri serta produktif di masyarakat,” ujar Noneng.
Ia menegaskan layanan rehabilitasi sosial kini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga menyiapkan masa depan anak asuh secara berkelanjutan.
Kepala UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Ramah Anak Ravi Wisesha mengatakan terminasi menjadi awal bagi anak asuh untuk mengembangkan bekal yang telah diperoleh selama mengikuti pembinaan.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.