Hal ini memungkinkan mereka untuk merasa lebih nyaman dalam membagikan konten tanpa tekanan dari orang asing.
3. Mengekspresikan Diri Tanpa Batas
Second account menjadi ruang yang aman bagi Gen Z untuk mengekspresikan diri tanpa takut dihakimi.
Mereka bisa memposting apa saja, mulai dari pemikiran pribadi, foto yang lebih kasual, hingga video yang mungkin terlalu personal untuk akun utama mereka.
Kebebasan ini membuat mereka merasa lebih jujur dan autentik di media sosial.
4. Mencoba Identitas Baru
Beberapa Gen Z menggunakan second account untuk bereksperimen dengan identitas yang berbeda.
Mereka mungkin menggunakan nama samaran, mengunggah konten yang tidak sesuai dengan persona mereka di akun utama, atau bahkan berperan sebagai karakter fiktif.
Hal ini memberi mereka kesempatan untuk mencoba berbagai sisi dari diri mereka sendiri tanpa khawatir akan penilaian dari orang lain.
Risiko Second Account bagi Gen Z
Meskipun second account memberikan kebebasan dan ruang privasi, ada risiko yang perlu diperhatikan.
Beberapa Gen Z mungkin terlalu terjebak dalam dunia virtual dan mulai mengabaikan interaksi sosial di dunia nyata, sehingga tren baru Gen Z sangat bermanfaat.









