Meski fasilitas telah tersedia, ia mengingatkan pengelola sekolah agar tidak merasa puas terlalu cepat. Tantangan terbesar justru berada pada proses pendampingan dan pengasuhan sehari-hari.
Menurut Arifatul, para siswa berasal dari latar belakang yang beragam. Karena itu, pendekatan yang diberikan harus dilakukan secara cermat dan penuh perhatian.
Pengelola serta pengasuh asrama diminta memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.
Proses pengasuhan yang baik dinilai sangat menentukan keberhasilan program pendidikan tersebut.
Untuk mendukung hal itu, Kementerian PPPA telah berkolaborasi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dalam menyusun pola pengasuhan bagi peserta didik Sekolah Rakyat.
Meskipun anak-anak tinggal di asrama dan mendapatkan pendampingan dari pengasuh, peran keluarga tetap dianggap penting.
BACA JUGA: Cara Mudah Mengatasi Kunci Kontak Motor yang Macet
Arifatul menegaskan bahwa orang tua masih memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan moral kepada anak-anak mereka.
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengukuhkan capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui penghargaan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan rata-rata kecepatan internet nasional mencapai 100 Mbps…
RADARSINGAPARNA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp4,5 miliar…
RADARSINGAPARNA.COM - Ampera Waterpark Tasikmalaya dipadati wisatawan selama masa libur sekolah dengan mayoritas pengunjung datang…
RADARSINGAPARNA.COM - Program diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang…
RADARSINGAPARNA.COM - Suasana Pantai Santolo di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dipenuhi ribuan masyarakat…
This website uses cookies.