Kereta ini banyak digunakan oleh pelanggan yang melakukan perjalanan untuk bekerja, pendidikan, wisata, maupun kunjungan keluarga.
Jalur langsung antara Jakarta dan Bandung menjadikannya salah satu layanan favorit masyarakat.
Pada periode Januari hingga Mei 2026, KA Parahyangan melayani 475.072 pelanggan.
Jumlah tersebut meningkat 38,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 342.837 pelanggan.
Peningkatan tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan perjalanan langsung antara dua kota besar tersebut.
Selain KA Parahyangan, pelanggan dapat memilih KA Papandayan relasi Gambir-Garut.
Kereta ini berhenti di Stasiun Bandung sehingga dapat dimanfaatkan oleh penumpang yang menuju Bandung maupun Garut.
Selama Januari hingga Mei 2026, KA Papandayan melayani 180.640 pelanggan. Angka itu meningkat 18,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Pilihan lainnya adalah KA Pangandaran relasi Gambir–Banjar. Kereta ini juga melayani pemberhentian di Stasiun Bandung.
Selain menghubungkan Jakarta dan Bandung, layanan tersebut memperkuat akses menuju Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar di wilayah Priangan Timur.
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.