Namun karena lawan-lawan timnas Indonesia di atas timnas Indonesia, maka STY memilih menerapkan taktik sepakbola yang bertahan dulu lalu menyerang balik.
“Filosofinya sepakbola menyerang, bukan bertahan sebenarnya,” ujar STY menjawab pertanyaan wartawan.
“Saat di timnas Indonesia karena lawan-lawannya lebih kuat dan lebih baik dari timnas Indonesia, maka kita selalu bertahan dulu dan lalu kita counter attack,” ujarnya.
Namun untuk di Persija Jakarta, STY akan menerapkan taktik yang berbeda di timnas Indonesia.
Dia akan berdiskusi dengan manajemen Persija Jakarta untuk mendatangkan pemain-pemain asing yang bagus untuk menerapkan taktik yang lebih agresif dan menyerang.
“Untuk di Liga, kita perlu diskusi lebih lanjut dengan Prapanca (Mohammad Prapanca, Presiden Persija Jakarta) untuk membawa pemain-pemain asing untuk melakukan permainan lebih baik, lebih cepat dan lebih agresif menyerang,” ujarnya.
Page: 1 2
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.