Kata dia, saat kejadian korban berenang di bendungan tidak sendirian. Tiga temannya juga ikut berenang di lokasi.
”Saat itu ada empat anak yang main di lokasi, korban dan 3 temannya,” ujar Kasi Humas Polres Tasikmalaya Kota itu.
Korban masuk ke dalam air yang cukup dalam. Dia tidak kembali ke permukaan. Temannya sempat berupaya menolong namun gagal.
”Temannya langsung lari minta bantuan,” terangnya seperti dikutip dari Radartasik.id, Selasa 8 Oktober 2024.
Setelah diperiksa pihak medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Jenazah korban dibawa pulang ke rumahnya untuk dipulasara dan dikebumikan.
Dia mengatakan peristiwa ini menjadi pengingat bagi para orang tua supaya senantiasa mengawasi anaknya, khususnya supaya tidak bermain di Sungai Ciromban.
Ketua RT setempat Erustiana mengaku pernah mengingatkan warga agar anak-anaknya tidak main ke sungai tersebut.
Dia juga mengatakan peristiwa ini diharapkan menjadi pembelajaran untuk para orang tua.
Page: 1 2
RADARSINGAPARNA.COM - Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH)…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menggelar Pelatihan Initial…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mencatat prestasi dengan menyabet gelar Juara Umum Anugerah…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Agama mulai menyusun materi edukasi sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah komposisi delegasi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi…
This website uses cookies.