Asep meminta kepolisian bisa segera memastikan penyebabnya. ”Dugaan publik kan ada indikasi penganiayaan, polisi harus bisa memastikan itu betul atau tidak,” ujar dia.
Jika korban meninggal karena dianiaya, kata dia, polisi harus mengusutnya secara tuntas, menangkap pelaku yang sudah menganiaya korban hingga meninggal dunia.
”Kalau memang penganiayaan, pelakunya harus ketemu dan diproses secara hukum,” kata tokoh muda Nahdlatul Ulama ini.
Di sisi lain, dia juga mengingatkan kejadian ini perlu menjadi bahan evaluasi untuk para guru supaya terus menguatkan pendidikan karakter pelajar.
Karena, tambah dia, tidak bisa dipungkiri berandalan bermotor atau geng motor yang berulah di jalan sebagian merupakan pelajar.
”Kita harus lebih menyadarkan dan membentuk karakter pelajar yang positif,” tegas dia kepada awak media.
Menurut dia, para orang tua juga harus meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.
Kata dia, sebisa mungkin jangan membiarkan anak melakukan aktivitas di luar rumah pada malam hari tanpa pendampingan orang dewasa.
RADARSINGAPARNA.COM – Rencana pembukaan formasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya pada…
RADARSINGAPARNA.COM – New Honda Vario Evo 160 resmi hadir sebagai generasi terbaru skutik premium 160…
RADARSINGAPARNA.COM – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah mengusulkan kebutuhan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun…
RADARSINGAPARNA.COM - Kementerian Sosial mematangkan seluruh persiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 melalui rapat…
RADARSINGAPARNA.COM - Para peraih medali Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Pendidikan Khusus Tingkat Provinsi Jawa…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah memastikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat…
This website uses cookies.