Jawabannya: tidak.
Namun, developer yang tidak menggunakan AI kemungkinan besar akan tertinggal.
AI Coding dan copilot bukan pengganti, melainkan mitra kerja.
Di masa depan, peran developer akan lebih fokus pada desain arsitektur sistem.
Mereka harus mampu menulis prompt yang tepat, menyusun logika, serta membimbing AI agar hasil coding sesuai kebutuhan.
Maka, masa depan programming menuntut keahlian baru yang berfokus pada kolaborasi manusia dan mesin.
Selain coding, developer tools AI kini digunakan untuk manajemen proyek.
Codeium Projects dan Kite Pro mampu menganalisis roadmap, membagi modul, hingga menyarankan workflow otomatis.
Bahkan dalam open source, AI sudah digunakan untuk mengelola issue, memproses merge otomatis, dan menganalisis pola kontribusi komunitas.
Ini membuktikan bahwa penggunaan AI pada pemrograman semakin meluas.
Tidak hanya membantu penulisan kode, tetapi juga membentuk strategi besar pengembangan software AI.
RADARSINGAPARNA.COM – Menteri Ketenagakerjaan Prof Yassierli melantik sepuluh pejabat baru di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker),…
RADARSINGAPARNA.COM - Kenaikan suku bunga acuan dinilai belum bisa menjadi jalan keluar tunggal untuk mengembalikan…
RADARSINGAPARNA.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan peninjauan fasilitas Early…
RADARSINGAPARNA.COM - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin secara resmi melepas kontingen pelajar Kabupaten Garut yang…
RADARSINGAPARNA.COM – PT Pertamina Patra Niaga kembali meluncurkan berbagai program loyalitas bagi pengguna aplikasi MyPertamina…
RADARSINGAPARNA.COM – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengimbau masyarakat untuk memahami pola penggunaan listrik di…
This website uses cookies.