Tim Penyusun Rancangan Tatib Dewan menggelar rapat perdana, Selasa 1 Oktober 2024. Foto: Ujang Nandar/Radartasik.com
SINGAPARNA, RADARSINGAPARNA.COM – Tim Penyusun Rancangan Tata Tertib DPRD Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat perdana pembahasan tatib dewan, Selasa 1 Oktober 2024.
Ketua Tim Penyusun Rancangan Tatib Dewan H Aep Syarifudin mengatakan saat ini 15 anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya tengah membahas rancangan tatib.
Salah satunya membahas konfigurasi fraksi atau penyatuan fraksi seperti Fraksi PPP-PKS dan Fraksi Demokrat Restorasi (Demokrat-Nasdem).
Dia mengatakan saat ini belum bisa ditentukan, apakah ada perubahan dari tatib periode sebelumnya atau tidak. Namun perlu diketahui bahwa ratib akan berbeda di setiap daerah termasuk Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga: Maling Pagar Besi Beraksi di Tasikmalaya, Masyarakat Wajib Waspada!
Perbedaan itu dilihat dari kondisi saat ini dan sifatnya lokal terutama dilihat dari kondisi fraksi di DPRD saat ini. ”Konfigurasi fraksi salah satu acuan penerapan tatib itu,” kata dia.
Sementara untuk alat kelengkapan dewan (AKD), kata dia, akan dibentuk nanti setelah pimpinan dewan definitif ditetapkan.
Perlu diketahui bahwa empat partai politik sudah mengusulkan nama-nama pimpinan dewan dengan komposisi Budi Ahdiat dari Partai Gerindra sebagai ketua.
Page: 1 2
RADARSINGAPARNA.COM – Komisi IV DPRD Kabupaten Pangandaran menyoroti laporan terkait dugaan kelangkaan obat di sejumlah…
RADARSINGAPARNA.COM – Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pangandaran menghentikan sementara kegiatan…
RADARSINGAPARNA.COM – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memperkuat pelaksanaan reforma agraria melalui pembentukan Tim Terpadu Gugus Tugas…
RADARSINGAPARNA.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membantah informasi yang beredar di media sosial mengenai…
RADARSINGAPARNA.COM – Kepemimpinan Bupati Tasikmalaya H Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati H Asep Sopari…
RADARSINGAPARNA.COM – Persib Bandung mulai menyiapkan langkah menghadapi Super League musim 2026/2027. Setelah menikmati masa…
This website uses cookies.